Pagi itu ketika semuanya berubah menjadi sebuah pelajaran besar. Keikutsertaan yang tidak diharapkan membawaku pada suatu kenyataan yang sangat luar biasa. Pelajaran penting tentang perbaikan diri, hal besar seperti jihad & ukhuwah. Subhanallah, Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk hadir di acara ini.
17 - 19 Mei 2013, Majalaya Kab. Bandung. Tak akan kulupa sebuah pelajaran besar & suplemen batin yang mendatangkan hidayah.

Menuju postingan pertama di bulan Mei.
Sharing kali ini berdasarkan pengalaman & pendapat teman-teman saya mengenai suatu hal yang bisa membuat seseorang berubah 180 derajat atau bahkan lebih yang biasa disebut “Hubungan Percinta-an”
Tahun pertama perkuliahan bukan hal yang mudah bagi para pemuda-pemudi yang sudah menjalin cinta sejak SMA. Pernyataan ini berlaku bagi mereka yang LDR maupun yang pacaran sekampus.
Tapi itu cuma pembuka, kali ini saya akan share pengalaman saya sendiri & beberapa teman mengenai perubahan sifat wanita ketika menginjak bangku perkuliahan. Postingan ini hanya dari sudut pandang saya sebagai laki-laki ya dengan objeknya yaitu wanita.
Seperti yang kita tau siapa sih yang gamau masa depannya terjamin ?
Terlebih untuk para kalian insan yang berpikiran visioner. Setelah kuliah mayoritas menjawab kerja dulu baru nikah. Hal tersebut membuat wanita selektif dalam memilih calon pasangan hidup. Entah kalian sudah berpacaran bertahun-tahun ataupun masih baru ketika pasangan anda secara tiba-tiba memiliki pikiran seperti itu dan jika anda dianggap tidak memiliki masa depan yang cerah maka bersiaplah terserang syndrome galau karena ga lama lagi pasangan kalian akan memutuskan hubungan.
Jaman sekarang menurut banyak orang yang memiliki masa depan cerah itu ya mahasiswa kedokteran & calon pilot. Bahkan ada yang bilang ga peduli jurusannya apa yang penting dia pakai almamater dari kampus A, B, C dll.
Jadi sekarang anak dari program studi dan kampus yang bergengsi yang banyak dicari oleh perempuan buat dipacarin supaya masa depan mereka terjamin. Apakah benar seperti itu ?
Tapi kasus ini ga selalu terjadi, ada juga yang pacaran murni karena merasa sayang dan nyaman dengan pasangannya.
Kasus seperti ini pernah saya alamin dan banyak teman saya alamin.
Mungkin nanti banyak pasangan yang putus bukan karena selingkuh & ga sayang sama pacarnya lagi, tapi karena pacarnya dinilai tidak memiliki masa depan yang cerah karena berada di suatu program studi yang kurang cerah masa depannya dan karena pacarnya tidak masuk universitas yang dinilai bergengsi.
Setuju kah anda ?
Free Time Killer - Drawing Sketch
Trust Me I am a Jedi Master
Bismillah masuk ke tahap 2 !!